Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan

From Jakarta to Seoul by Cathay Pacific


Hi guys, now we talk about the airline that I use on my way to Korea in autumn. Yay Cathay Pacific! One of Asia's most awarded airlines and member of Oneworld.



I prefer to sit in the last row, so that I can lean my seat to sleep without disturbing the people behind me.

Since we are on board in mid night about 00:05. They don’t serve a complete meals as usual. 


We get some snack, fruits, and juice.


Enjoying our snack and watching IT (2016).

After about 4 hours more, finally we arrived at Hong Kong International Airport for transit about 2 hours 20 minutes.

I love this Airport since you can strolling around for shopping at duty free shop. But unfortunately we are so early so a lot a shop still closed. So we going to the food court and we see a long queue at McDonalds. So, we decided to find another food since we have limited transit time.



Well, actually we don’t buy anything. Long queue every store.

Now we are heading to Incheon for 3 hours 25 minutes. Finally we get a complete meals. FYI, during our flight we get a lot of turbulence, and it little scared since I spilled a half of my yoghurt :’(




Finally we arrived at Incheon International Airport safely. Thank you.


Sorry for the pillow face :D


Next: AUTUMN TRAVEL DIARY: SEOUL – N Seoul and Myeongdong

TRAVEL DIARY: SEOUL DAY 2 – Gyeongbokgung, Bukchon Hanok Village, and Dongdaemun Design Plaza

Well, good morning everyone. Feeling excited today, since I have a good sleep last night at Hongdae Guesthouse.

Hari ini jadwalnya ke Gyeongbokgung, Bukchon Hanok Village dan Dongdaemun Design Plaza.



Cara menuju ke Gyeongbokgung:
1.   Subway Line 3 , Gyeongbokgung Station (Exit 5).



Nah Setelah keliling di Gyeongbokgung, ceritanya gw kepo banget sama orang-orang korea yg pake baju Hanbok. Dulu ada yg info katanya ada Hanbok Rental gratis di area Gyengbokgung, tapi ternyataaaaaaaa setelah tanya sana-sini ngga ada lho pemirsaaah. (Aduh lebay)

Akhirnya karna ngga mau sia-sia dong, gw coba tanya sama cewek-cewek korea yang pake Hanbok. Gw tanya pake bahasa inggris doi ngga ngerti juga. Alhasil gw ngomong pake bahasa Indonesia, doi ngga ngerti juga (Ya iyalaaaaaaah ;D) Tapi biarpun pake bahasa Indonesia gw sambil nunjuk ke Hanbok mereka, dan mereka NGERTI. Akhirnya dikasih tau arahnya, mereka ngomong pake bahasa Korea dan gw IYA-IN aja. Yasutralaaah.. Setelah dikasih tau tempat Hanbok Rental nya dengan jalan kaki 15-20 menit dari Gyeongbokgung akhirnya KETEMU! YAYYYYY….




Nah ini toko Hanbok Rentalnya, disini koleksi baju hanbok buanyaaaaaaaaaak banget. Dan harganya juga terbilang murah sih. KRW 10.000 untuk 2 jam dan KRW 15.000 untuk 4 jam. Berhubung udah siang banget akhirnya gw pilih yg 2 jam sajaaaaaa.

Setelah pake ganti baju dengan Hanbok akhirnya mulai deh perjalanan menanjak ke Bukchon Hanok Village. Perjalanan lumayan bikin capek karna jalannya menanjak terus. Tapi entah kenapa gw ngga pernah bosen kesini padahal ini kali kedua. 



In front of Hanok Traditional House

By the way, Bukchon Hanok Village ini suka dipake untuk drama korea lho! Contohnya drama Korea terakhir yang gw nonton itu “She Way Pretty” di episode 8 pas Kim Shin-Hyuk jalan sama Jackson eh maksudnya Kim Hye-Jin lokasi shootingnya persis ditempat foto yg gw ambil dibawah ini hehehe. Intinya gw suka banget sama drama ini, apalagi ada Park Seo-joon dan Choi Siwon! AAAAAAAAAAAAAAAA… Kenapa jadi bahas drama korea :|




Best shoot! 

Best shoot! Seriously, ini sebenernya ngga sengaja. Emang sih muka nya ngga fokus tapi karna emang foto ini ngga sengaja diambil, wong gw cuma mau balik badan aja ternyata difoto. WELL DONE! Hahaha


Other Link:
TRAVEL DIARY: SEOUL DAY 1 – Itaewon, Myeongdong



TRAVEL DIARY: SEOUL DAY 1 – Itaewon, Myeongdong

After long haul flight and away from home, finally I’m arrived at Incheon International Airport for 2nd time! Very excited :)

Ok, disini gw mau info mengenai travel diary atau rincian perjalanan saya selama berkunjung di Korea. 

Hari pertama setibanya di Incheon gw langsung naik AREX untuk check-in di Hongdae Guesthouse yang lokasinya bisa di akses dengan turun di Hongik University Station, perjalanan kira-kira 45 menit, berhubung gw udah punya T-Money jadi tinggal topup aja sebelum tap-in di AREX Station. Untuk cost nya sekitar KRW 4.000an per way dari Incheon Station ke Hongik Univ. Station.

Sesampainya di Hongdae GH, ternyata eh ternyata belum boleh masuk kamar, hikssss. Secara emang baru jam 12 sih tapi yaudahlah untungnya udah gosok gigi di Incheon, mana capek banget DAN BELOM MANDIIIII! Akhirnya I just dropped my luggage and leave the hostel. Abis itu langsung aja deh melucuuuuuuuurr ke Itaewon.

Seoul Central Mosque (서울 중앙성원)


Seoul Central Mosque

Berlokasi di Itaewon, cara menuju ke Seoul Central Mosque:
1.   Naik Seoul Subway Line 6, dan turun di Itaewon Station (Exit 3).
2.   Lurus terus sampai terlihat ada belokan ke kanan menanjak. Lurus aja kira-kira 100 meter.
3.   Nanti ada pertigaan, belok kiri dan sedikit menajak lagi lurus terusa sampe kira-kira 200 meter. Nanti terlihat deh di sebelah kiri kalian ada tulisan Seoul Central Mosque :)

Waktu itu pas banget lagi solat jumat, jadi banyak cowo-cowo keceh deh mulai dari orang korea sampe orang timur tengah gitu (mirip-mirip Zayn Malik, tapi lebih cakep lagi) #Eh. Tapi seriusan deh gw agak takjub banget karena ternyata ada juga orang korea yang muslim dan dia jadi imam saat itu. Bahkan ceramah saat solat jumat itu tetep pake bahasa korea tapi gw denger ada kata-kata nabi Muhammad SAW. Subhanallah..

Setelah itu, gw mau makan siang di EID Restaurant yang lokasinya dekat dari Seoul Central Mosque. Lokasinya ngga jauh ko, kurang lebih 100 meter dari masjid dan posisi ada di sebelah kiri.

EID Restaurant (Korean Halal Restaurant)

Seneng banget deh bisa makan makanan korea yang halal, emang agak susah sih kalau mau cari yg halal, so kalian yang muslim pastiin dulu sebelum masuk ke restaurant di Korea apakah makanan itu halal apa ngga. Nah di EID Restaurant gw pesan Samgyetang (Ginseng Chicken Soup). Kalau ga salah emang cuma ada 3 menu di resto ini, tp kayanya sih enak semua.


Samgyetang 삼게탕 (Ginseng Chicken Soup)

Review: Asli ini enak banget, porsinya juga gede, kalau yang makannya ngga terlalu banyak sih bisa sharing berdua ya. Tapi kalau emang biasa makan banyak kaya gw, yaaa lo tau sendiri jawabannya hahaha :D
Price: KRW 11.000 sudah termasuk nasi dan side dish seperti kimchi, salad (pake bumbu kacang gitu), sama teri kecil ENAK BANGETTTTT.

Selesai makan gw langsung balik ke Hongdae GH, mandi + keramas, dan TIDURRRR. Asli capek banget kira-kira tidur dari jam 5 sore sampe jam 7 kurang gitu. Abis itu solat maghrib dan siap-siap jalan ke MYEONGDONG!

Myeong-Dong Shopping

Nah berhubung udah waktunya makan malam, jadi tujuan utama ke Myeongdong itu makan di YOOGANE, Korean Dakgalbi.

YOOGANE

Nah sekalian review, gw rekomen banget makan di Yoogane selain murah rata-rata sih per porsi KRW 5.000, dan porsi nya banyak banget! Untuk menu makannya kira-kira kaya nasi goreng gitu nanti disajikan dan dibuat langsung di pan besar banget. Kita tinggal milih mau topping chicken, seafood atau beef. Dan untuk air mineral selalu disuguhkan hampir disemua resto di Korea, yang pasti gratis ya, jadi kita hanya mengeluarkan biaya porsi makan dan biasanya kalau mau pake cheese extra cost KRW 2.000





Cara menuju ke Yoogane Branch Myeongdong:
1.   Naik Seoul Subway Line 3, dan turun di Myeongdong Station (Exit 8).
2.   Lurus sedikit, nanti ketemu jalan kecil di sebelah kiri. Lurus aja kira-kira 50 meter.
3.   Nanti ada perempatan, nah lurus aja kira-kira 10 meter ada Yoogane disebelah kiri.


Travel Diary: Asiatique The Riverfront and Mekhong Ferris Wheel

Hellooooooooooooooooooooowwww …
FINALLY BACK TO BANGKOK THAILANDDDDDDDDDDD !!!



Sorry, I just too excited coming back here :D

Ok, I will review If you are looking for night travel in Bangkok, Asiatique be the right choice!

Well, this is a night market in Bangkok with nice concept, you can take your dinner with soooooo many different food from overseas even local food, shopping (And I did XD), or just taking picture and chillax with the great view at night :)

And,  I would recommend you to do something fun in Asiatique with taking a Mekhong Ferris Wheel. It is really fun with an amazing view at night, even little bit scared if you have a fear at height :D 


Mekhong Ferris Wheel (Bangkok's Landmark)


Ticket Prices:
Adult – 300 Baht
Child – 200 THB (height under 120cm)
Senior ticket – 200 THB (60+)



Selfie while queuing :p

Well, actually little bit expensive for budget traveling, but why don't you try it even once? :)


Above 60 metres high XD

How to get there?
Take BTS to Saphan Taksin Station exit No. 2 and follow the signs to Sathorn Taksin Pier (just go straight). After that turn left and you will find the sign ferry boat to Asiatique The Riverfront and you can ride the boat for FREE. But remember the boat starts at 16:30 and the last boat at 23:30 (from Asiatique to Sathorn Taksin).

Well, It’s just 10 minutes boat ride to Asiatique :)

Ok, I hope it will help you to find a nice place during your visit in Bangkok. Have fun!





Next Coming! My review In Bahasa Indonesia

Trip to Amsterdam, The Netherlands - Volendam and Zaanse Schans



Dalam kesempatan kali ini, saya akan berbagi pengalaman perjalanan “Solo Trip” saya ke Amsterdam, Belanda. Perjalanan ini sebenarnya sudah terjadi pada Juni 2014, tapi baru ada kesempatan sharing saat ini. :)

Pada saat itu saya mengunjungi beberapa tempat wisata saja. Namun yang paling mengecewakan adalah batalnya mengunjungi Keukenhof Garden yang sudah tutup karena hanya buka pada pertengahan bulan Maret hingga pertengahan bulan Mei. Sedangkan kedatangan saya pada saat itu adalah awal bulan Juni. :(

Berikut saya akan menjelaskan beberapa tempat wisata yang sudah pernah saya kunjungi dan bagaimana akses menuju tempat tersebut:

1.       Volendam



Volendam merupakan kota kecil yang terkenal akan desa nelayan nya dan juga merupakan tempat wisata untuk berfoto menggunakan baju tradisional Belanda.


 
Disana terdapat banyak tempat untuk foto studio dengan menggunakan baju tradisional Belanda dengan hanya membayar sebesar € 15.00 (Rp. 232,500). Apabila ingin meminta softcopy fotonya bisa menambahkan biaya sebesar € 5.00 (Rp. 77,500). Nanti kita akan diberikan sebuah CD yang didalamnya sudah ada softcopy file dari foto kostum dengan baju tradisional Belanda.

Pada saat itu saya foto di Studio "Foto de Boer". Saat menunggu hasil foto tercetak saya menyempatkan diri berbelanja di lantai bawah Studio Foto de Boer yang juga menjual cendera mata asli Volendam, Jangan lupa untuk membeli beberapa oleh-oleh disana karena harganya tentu jauh lebih murah dibandingkan membelinya di Amsterdam.

Di sekililing Studio "Foto de Boer" terdapat banyak restaurant dan cafe disepanjang jalan. Ada juga kedai kecil yang menjual ice cream, ikan segar khas Volendam, Patat (Kentang Goreng) dan masih banyak lagi.


Tips: Apabila kamu meminta softcopy foto kostum nya, Mohon pastikan bahwa file tersebut sudah ter copy secara benar. Karena terkadang bisa terjadi kesalahan sehingga foto tidak ter copy di CD yang diberikan. Apabila hal ini terjadi, segera hubungi tempat studio foto melalui email dan minta kembali foto dikirim melalui email. Namun foto tersebut hanya disimpan selama 7 hari di database studio foto.

Akses ke Volendam?
Dari Amsterdam Centraal yaitu dengan menggunakan bus 110 yang terdapat di belakang stasiun dan berlokasi di lantai atas. Sempat panik mencari lokasi bus karena saat itu terdapat banyak perbaikan jalan dan rel tram di Amsterdam Central.

Namun untuk mendapatkan Bus No. 110 rute Volendam, kamu bisa jalan ke arah Amsterdam River/Amsterdam Veer Centraal Station yang disebrang nya terdapat EYE Film Institute Netherlands, lalu ikuti saja petunjuknya hingga ketemu tangga ke arah atas. Daaaan sampe deh di stasiun bus Amsterdam Central.

Perjalanan dari Amsterdam Centraal ke Volendam memakan waktu selama 30 menit.

2.       Zaanse Shancs.

Preparation for Solo Trip to EUROPE!




Kebayangkan perjalanan ke eropa pertama kali dan sendiriannnnn!! :D

Saat itu saya berencana mengunjungi Negara Belanda dalam rangka bisnis dari kantor. Dan awalnya itu beli tiket kira-kira 4 hari sebelum keberangkatan. Setelah cek penerbangan online dari pagi sampe malam, dan sempet galau karna dapat tiket murah dari emirates seharga $1300 return tapi berhubung pulang dari sana akan membawa barang yang cukup banyak dan pastinya akan over weight. Akhirnya saya pastikan untuk membeli tiket KLM. Walaupun harganya lebih mahal dari Emirates L

Senin 16 Juni 2014 (H-1) @18:00
Posisi sih masih di depan komputer di kantor. Terus kepikiran deh untuk check in online untuk penerbangan besok. Seketika itu saya SHOCK ketika menginput kode booking di web KLM. Bahwa pemesanan tiket saya secara otomatis CANCELLED! Kebayangkaaaaaan H-1 tiket ter cancelled itu bikin gue gemeter tralala.. langsung deh kumat penyakit panic-nya! Akhirnya setelah diselidiki dengan nekat telpon ke kantor pusat KLM yg ada di Belandaaaaa.. finally I knew the reason why my ticket has been cancelled. Ternyata limit kartu kredit kepenuhan jd itu tiket langsung batal deh. Haduh.. kebayang kalau gue ga check in online di H-1 gimana jadinya :|

Setelah itu.. langsung deh gue pake kartu kredit lain dengan harapan itu tiket masih available dan atau yang paling penting NGGA MAHAL. Secara H-1 gitu! Setelah cek bener kan kata gueeeee.. tiketnya melejitttttttttttt fantastissssssssssssssss.. 2x lipat dari harga yang gue beli sebelumnya. Haduh panic lagi kan. Tapi gue ga mau nyerah dong. Langsung deh cari akal beli tiket dengan rute terpisah. Jakarta – Kuala Lumpur (Return) dan Kuala Lumpur – Amsterdam (Return) ehhhh malah lebih murah. Setidaknya ga 2x lipat. Karena kursnya juga kan pake MYR. Langsung deh saat itu juga issued dan memastikan kembali kalau tiketnya ngga ter cancelled dengan kembali menelpon kantor KLM Pusat di Belanda…

Selasa 17 Juni 2014 (Hari H) @16:00
Ceritanya masih di kantor, setelah ada meeting yang sangat sangat penting akhirnya jam 4 sore baru bisa ke airport dan berharap ngga macet. Dan tibalah di airport jam 17:20. Langsung deh buru-buru masuk ke dalam terminal 2 dan check in.

Aaaaaaaaaaaaand finally I’m really excited ketika memegang 3 buah boarding pass dengan rute Jakarta – Kuala Lumpur by KLM, Kuala Lumpur – Paris Charles De Gaulle by Air France dan Paris CDG – Amsterdam Schiphol by Air France!

Tepat pukul 18:45 sudah pesawat take off ke Kuala Lumpur. Bye Jakartaaaaaaaaaaaaa :)